Jumat, 09 Agustus 2019

Kegiatan Jamaah Haji 2019 Dari Centig Tour Wisata Sebelum Wukuf di Arafah

Al-Risalah News - Sabtu (10/8/2019) bakda dzuhur hingga terbenamnya matahari Waktu Arab Saudi adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh jemaah haji dari seluruh penjuru dunia. Di saat itulah waktu wukuf Arafah ketika ampunan dan doa dikabulkan Allah SWT.

Jamaah Haji Centig Tour sudah merapat ke Tenda Maktab 93 untuk menyiapkan diri melaksanakan kegiatan Wukuf di padang Arafah. Berangkat menggunakan Bus Maktab dari Hotel Transit di Jalan Al Mansour, Distrik Hindeweya, dilayani oleh paket Masyaer yang dikelola oleh Flynas sebagai muasasah yang bertanggung jawab melayani jamaah. 

Biaya Masyaer yang dibayarkan oleh PT. Centig Tour Wisata tidak tanggung-tanggung yaitu 3500 USD per jamaah dalam bentuk layanan haji berupa layanan transportasi Bus Saptco, Hotel Transit Seif Al Diin, Tenda Arafat - Mina, Hotel di Mekah (tidak dipakai) dan Hotel di Madinah (tidak dipakai). Hotel di Mekah dilayani oleh Sheraton Hotel dan di Madinah Al Aiman Taiba Hotel.

Wukuf juga merupakan rangkaian paling puncak dalam penyelenggaraan ibadah haji. Di saat itulah jemaah haji seluruh dunia berkumpul dalam kondisi setara, sederajat tanpa membedakan dtatus dan jabatan.



Semuanya sama dalam balutan dua lembar kain ihram dengan menanggalkan semua atribut duniawi. Maka tak heran jika jemaah haji sangat mempersiapkan diri untuk menjalankan ritual wukuf ArafahJemaah haji Indonesia bahkan telah tiba di Arafah sehari sebelumnya, menginap semalam sambil menunggu tibanya saat wukuf.

Kegiatan di dalam tenda pun beragam, ada jemaah yang khusyu berdzikir, membaca Alquran ada pula yang selonjoran atau merebahkan badan menyimpan tenaga agar kuat melaksanakan prosesi haji selanjutnya yang masih panjang.

Di sela-sela itu terlihat juga jemaah haji kongkow-kongkow di depan tenda memanfaatkan fasilitas tempat duduk yang nyaman sambil menikmati suasana sore di tempat paling sakral yang hanya bisa dirasakan setahun cuma sehari tersebut.

Namun demikian, Amirul Hajj tetap mengimbau jemaah haji agar menjaga staminanya. “Hingga sebelum tiba saat wukuf saya mengimbau jemaah menjaga kesehatan agar kuat saat wukuf, mabit di Muzdalifah, Mina dan lempar jumrah,” ujar Lukman.

Pergerakan ke Arafah

Pergerakan 231 ribu jemaah haji Indonesia dari Makkah ke padang Arafah yang dimulai sejak Jumat (9/8/2019) pagi hingga malam Waktu Arab Saudi berjalan dengan baik dan lancar.

Mobilisasi ribuan jemaah haji yang akan melaksanakan ibadah puncak haji wukuf di Arafah dilakukan dengan transportasi bus dengan jarak beragam rata-rata 20 KM tergantung letak hotel tempat jemaah haji menginap.
Pantauan Tribunnews.com di Padang Arafah pada Jumat malam usai salat magrib terlihat ribuan jemaah haji Indonesia sudah menempati tenda-tenda di Padang Arafah.

Mayoritas jemaah haji berada di tenda Arafah melakukan aktivitas ibadah mulai dari berdzikir, membaca Alquran maupun tadabbur.

Ada juga diantara mereka bersantai sambil menikmati suasana perkemahan di Padang Arafah yang saat sore tak terlalu panas.

“Alhamdulillah kondisi sore ini arus pergerakan jemaah lancar tidak ada kendala tidak ada kemacetan di jalan dari Makkah menuju Arafah berlangsung lancar,” kata Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin di Padang Arafah.

0 komentar:

Posting Komentar